Ngiring pekuluh adalah suatu hal yang tidak asing lagi didengar dan setiap saat selalu diperbincangkan. Tetapi hal ini merupakan sebuah fenomena di tengah-tengah masyarakat Jakarta yang syarat dengan konflik untuk mempertahankan identitas agama masing-masing. Ngiring pekuluh adalah salah satu kekuatan masyarakat hindu Jakarta untuk mempersatukan hati, perasaan dan pikiran mereka sebagai petanda bahwa mereka melaksanakan ajaran Tat Twam Asi serta sebagai wujud integritas masyarakat hindu di Jakarta . Ngiring pekuluh jika dilihat dari pengertiannya berasal dari kata Ngiring dan Pekuluh. Ngiring adalah mengiringi atau mengikuti sedangkan pekuluh adalah air suci atau tirta amerta. Jadi, secara harfiahnya Ngiring Pekuluh adalah mengikuti atau mengiringi tirta amerta ke pura yang melaksanakan piodalan dari pura-pura yang ada di Jakarta ke pura yang melakukan piodalan. Dengan adanya tirta amerta dari berbagai pura melalui prosesi ngiring pekuluh tesebut maka...